Sebenarnya ini termasuk kolam renang alami. Lihatlah letaknya yang langsung berbatasan dengan air terjun. Namun Anda tidak perlu takut akan terjun ke bawah karena kolam renang alami itu memiliki batas yang sangat jelas. Kolam renang alami ini juga memiliki air yang sangat jernih. Anda bisa sesuka hati berenang di sana.
Sumber: www.theworldofroamer.com
2. Infinity Pool, Pamukkale, Turki
Kolam renang ini sangat unik karena termasuk juga kolam renang alami. Airnya hangat, ia menjadi sumber air panas yang banyak dikunjungi wisatawan di sana. Belum lagi bentuknya yang bertingkat-tingkat.
Sumber: www.wickedgoodtraveltips.com
Sumber: www.snegidhi.com
3. Marina Bays Hotel Swimming Pool, Singapura
Kolam renang ini termasuk buatan, namun tidak kalah indahnya dengan kolam renang sebelumnya. Dari kolam renang ini Anda bisa melihat secara langsung pemandangan Singapura dari atas di perbatasannya.
Sumber: www.humblerooster.com
Sumber: www.jalanjajansingapura.com
4. Huvafen Fushi, Maldives
Kolam renang ini sangat unik karena berbatasan langsung dengan pantai.
Sumber: www.epperlytravel.com
Sumber: www.theworldofenvy.com
5. Intercontinental Pool, Hongkong
Dari kolam renang ini Anda bisa memandangi pelabuhan dan gedung-gedung bertingkat Hongkong.
Sumber: www.froschinsider.com
Sumber: www.kiwicollection.com
6. Ubud Hanging Garden Tree, Indonesia
Indonesia juga memiliki kolam renang indah seperti ini. Memiliki dua tingkat dan dari sana Anda bisa melihat pemandangan Desa Ubud yang begitu asri. Cocok untuk Anda yang sedang ingin menghilangkan penat karena kesibukan sehari-hari.
Sumber: www.blessthisstuff.com
7. Swimming Pool ini Hotel Caruso, Ravello, Italia
Dari kolam renang ini Anda bisa melihat pemandangan pantai dan tebing-tebing tinggi yang sangat memukau. Kolam renangnya pun cukup luas.
Sumber: www.kiwicollection.com
Sumber: www.flickr.com
8. Swimming Pool ini Ayana Resort, Jimbaran, Bali
Kolam renang ini juga berbatasan dengan pantai dan memiliki pemandangan di sekitarnya yang sangat indah.
Sehat adalah nikmat yang baru disadari ketika seseorang tengah dilanda sakit. Padahal, dalam sakit yang merupakan ujian itu terdapat pula nikmat yang disediakan oleh Allah Ta’ala. Nikmat sakit itu hanya bisa dirasakan oleh mereka yang bersabar.
Dan, kesabaran si sakit hanya bisa dilakukan oleh mereka yang mengetahui dan memahami betapa Maha Pengasih dan Penyayangnya Allah Ta’ala. Bahkan dalam sakit-sekecil apa pun-, terdapat ampunan atas dosa yang dilakukan oleh seorang hamba.
Maka orang-orang shaleh dari kalangan ulama’, tabi’in, sahabat, dan para Nabi, mereka adalah orang yang paling berat rasa sakitnya. Bahkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam disebutkan merasakan demam dua kali lipat sakitnya dibanding demam yang dialami oleh umatnya.
Lantaran itu pula, penting bagi kita untuk banyak membaca hadits tentang sabar. Bahkan dalam sebuah riwayat yang dikutip di dalam al-Muwatha’, Imam Malik bin Anas menyebutkan; ada dua malaikat yang mendatangi seorang hamba ketika ia diuji dengan nikmat sakit.
Siapa malaikat itu? Untuk apa mereka datang? Apa yang mereka katakan kepada si sakit?
“Apabila seorang hamba sakit,” sabda Nabi dari Atha’ bin Yassar, “Allah Ta’ala mengutus dua malaikat.” Firman Allah Ta’ala kepada dua malaikat itu, “Lihatlah, apa yang dikatakan oleh orang itu kepada orang yang menjenguknya.”
Maka ketika si sakit sibuk dengan dzikir seraya membaca tasbih dan tahmid serta kalimat thayyibah lainnya, Allah Ta’ala berfirman kepada malaikat, “Hamba-Ku ini memiliki hak yang pasti Kutunaikan.”
Hak yang pasti Allah Ta’ala tunaikan itu, lanjut hadits yang dikutip oleh Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah dalam ‘Uddatush Shabirin ini, “Jika Kucabut rohnya, pasti Kumasukkan ke surga. Jika Kusembuhkan, Aku akan mengganti dagingnya dengan daging yang lebih baik dari dagingnya.”
Dan, yang tak kalah utamanya dari dua balasan itu, Allah Ta’ala menutup Firman-Nya dengan mengatakan, “Aku mengampuni dosa-dosanya.”
Aduhai bahagianya mereka yang diuji dengan nikmat sakit. Dalam setiap yang dirasa ada pengampunan dosa. Maka, menasihati si sakit agar bersabar adalah keniscayaan. Sebab tatkala sakit, seseorang seringkali salah memahami hingga berburuk sangka.
Semoga Allah Ta’ala kurniakan kesembuhan kepada si sakit; yang dengnnya bisa semakin mendekatkan diri kepada-Nya. Dan Allah Ta’ala juga kurniakan hikmah kepada yang sehat; sebab di dalamnya ada ujian yang tak ringan. Ada jutaan nikmat yang harus disyukuri dengan pertebal kualitas iman dan takwa.
Gerhana bulan seperti yang terjadi pada malam hari ini adalah salah satu tanda kekuasaan Allah. Ketika terjadi gerhana bulan, umat Islam dianjurkan untuk menunaikan shalat gerhana secara berjamaah.
Hukumnya Sunnah Muakad
Shalat gerhana hukumnya sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Demikian ijma’ para ulama berdasarkan hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
Waktu Shalat Gerhana
Shalat gerhana bisa dilakukan mulai terjadinya gerhana hingga gerhana berakhir, yakni bulan kembali ke kondisi semula (normal).
Tata Cara Shalat Gerhana
Shalat gerhana dilaksanakan dua raka’at. Pada masing-masing raka’at dilakukan dua ruku’. Berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, secara ringkas tata cara shalat gerhana bulan adalah sebagai berikut:
1. Niat 2. Takbiratul Ikram 3. Membaca surat Al Fatihah dan surat lainnya 4. Ruku’ 5. Berdiri lagi kemudian membaca Al Fatihah dan surat lainnya 6. Ruku’ lagi 7. I’tidal 8. Sujud 9. Duduk di antara dua sujud 10. Sujud kedua 11. Berdiri lagi (rakaat kedua), membaca surat Al Fatihah dan lainnya 12. Ruku’ 13. Berdiri lagi kemudian membaca Al Fatihah dan surat lainnya 14. Ruku’ lagi 15. I’tidal 16. Sujud 17. Duduk di antara dua sujud 18. Sujud kedua 19. Duduk Tahiyah akhir 20. Salam
Ketika shalat gerhana bulan, Imam membaca Surat Al Fatihah dan surat lainnya dengan jahr (suaranya dikeraskan). Disunnahkan bacaan suratnya panjang, namun pendek pun diperbolehkan. Disunnahkan pula bacaan surat pada rakaat pertama lebih panjang dari bacaan surat berikutnya.
Setelah selesai shalat, imam/khatib memberikan khutbah.
Setan Lari Terkentut-kentut Saat Mendengar Adzan, Mengapa?
adzan (cyberdakwah.com)
Dari sabda Rasulullah dalam hadits shahih, kita jadi tahu salah satu kebiasaan setan. Bahwa ketika mendengar suara adzan, setan dari golongan jin lari menjauh hingga terkentut-kentut.
“Apabila panggilan shalat (adzan) dikumandangkan maka setan akan lari sambil kentut hingga dia tidak mendengarkan adzan lagi” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Mengapa setan lari saat mendengar adzan? Seperti dalam hadits tersebut, setan takut dengan panggilan shalat itu. Begitu besar takutnya hingga mereka lari sambil terkentut-kentut.
“Kalimat adbarasy syaithan menggambarkan kondisi setan ketika ia lari begitu mendengar adzan,” terang Syaikh Majdi Abdul Wahab Al Ahmad dalam Syarah Hisnul Muslim, “sebab ia menganggap adzan sebagai sesuatu yang sangat besar dan menakutkan. Hingga ia terkentut-kentut. Itulah yang terjadi. Ketakutan dan ketegangan membuat persendian jadi kendor sehingga seseorang yang takut ia tidak bisa menguasai dirinya. Saluran seni dan kotoran menjadi terbuka, hingga bisa mengompol atau terkentut. Setan mengalami terkentut ini.”
Lalu mengapa setan begitu takut dengan suara adzan melebihi ketakutannya pada ayat-ayat Al Qur’an secara umum?
Syaikh Majdi Abdul Wahab Al Ahmad menambahkan, setan lari mendengar suara adzan karena adzan berisi kalimat tauhid dan syiar-syiar Islam. Setan juga putus asa dalam menggoda seseorang ketika terdengar pernyataan tauhid.
Disebutkan ayat-ayat Al Qur’an secara umum karena ada juga ayat-ayat Al Qur’an yang jika dibacakan pada orang yang diganggu setan dari golongan jin, setan itu akan kepanasan sehingga ia keluar. Hal yang demikian bisa didapati ketika seseorang sedang diruqyah. Dengan dibacakan surat Al Fatihah, surat Al Baqarah ayat 1-5, ayat kursi (surat Al Baqarah ayat 255), surat Al Baqarah ayat 285-286, Al Jin dan lain-lain, setan akan kepanasan dan akhirnya keluar dari tubuh orang yang diganggunya. Kalaupun ada setan dari golongan jin yang berusaha bertahan, kadang ia malah terbakar karenanya.
Selain menimbulkan rasa gatal dan panas, bekas gigitan nyamuk juga membuat kulit bengkak dan berubah kemerahan. Cek trik menghilangkan bekas gigitan nyamuk menggunakan bahan alami berikut ini.
Dream - Di musim pancaroba seperti saat ini, nyamuk dapat dengan mudah hinggap dan menghisap darah anda. Selain menimbulkan rasa gatal dan panas, kulit juga bisa bengkak dan berubah kemerahan.
Selain menggunakan bahan kimia untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk, ada beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan. Berikut beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk mengusir rasa gatal gigitan nyamuk.
Kulit Pisang Kandungan senyawa pada kulit pisang bisa membantu menghilangkan racun bekas gigitan nyamuk, sekaligus menenangkan kulit. Hal ini lebih baik dibandingkan harus menggaruk dan membuat bekasnya makin parah.
Cuka Apel Cuka apel dianggap salah satu bahan yang cukup ampuh mengurangi rasa gatal pada bekas gigitan nyamuk. Cukup oleskan pada area yang bermasalah lalu biarkan beberapa saat. Perawatan ini bisa mengurangi rasa gatal dan panas di area bekas gigitan nyamuk.
Lemon Kandungan asam pada lemon berfungsi untuk mengusir kuman dan racun bekas gigitan nyamuk. Cukup iris jeruk dan aplikasikan perasan lemon atau parutan kulitnya untuk menyembuhkan bekas gigitan nyamuk.
Baking Soda Bahan yang satu ini memang punya beragam manfaat, salah satunya mengatasi bekas gigitan nyamuk. Campur baking soda dan air, lalu basuh di permukaan kulit yang bermasalah. Biarkan beberapa saat kemudian bilas dengan air dingin.
Kantung Teh Setelah merebus teh, Anda bisa memanfaatkan kantungnya untuk mengkompres di bagian yang terkena gigitan nyamuk. Cara ini bisa mengurangi gatal dan mengeluarkan racun di area tersebut. Kompres beberapa saat hingga permukaan kulit mengempis dan rasa gatal sedikit berkurang.
Anda bisa dibilang beruntung jika bisa bertahan hidup setelah terkena tanaman ini. Rasa sakit yang ditimbulkannya bisa bertahan berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.
Dream - Gympie-Gympie adalah tanaman yang memiliki racun paling mematikan. Tanaman berdaun lebar menyerupai hati ini biasa tumbuh di hutan hujan di Timur Laut Australia dan Maluku, Indonesia.
Sengatan dari Gympie-Gympie dilaporkan mampu membunuh anjing, kuda dan bahkan manusia. Anda bisa dibilang beruntung jika bisa bertahan hidup setelah terkena tanaman ini. Pasalnya, rasa sakit yang ditimbulkannya bisa bertahan berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.
Begitu mematikannya, meski tanaman ini kering selama beratus-ratus tahun, racun yang dikandungnya tetap menimbulkan rasa sakit yang teramat menyengat.
Tanaman ini bisa tumbuh hingga 2 meter dan memiliki daun hijau berbentuk hati dengan buah berwarna ungu. Kecuali akar, bagian daun, buah dan batang tanaman ini ditumbuhi bulu halus.
Bulu halus itulah yang digunakan Gympie-Gympie untuk menembus kulit korbannya dan melepaskan racun bernama moroidin.
Kadang-kadang, hanya berdiri di dekat Gympie-Gympie dan terkena bulu yang rontok di udara bisa menyebabkan gatal, ruam, bersin hingga mimisan parah.
"Hal pertama yang dirasakan saat terkena Gympie-Gympie adalah rasa panas yang sangat dan bisa berlangsung selama setengah jam hingga akhirnya sangat sakit," kata Mike Leahy, seorang ahli virus.
Setelah itu, persendian akan terasa sakit dan muncul benjolan yang sangat sakit di ketiak. Dalam kasus berat, keracunan Gympie-Gympie bisa menimbulkan kematian. Selama menempel di kulit dan tidak segera dicabut, bulu Gympie-Gympie akan terus melepaskan racun hingga satu tahun.
Karena itulah, Gympie-Gympie adalah musuh utama para pembuka lahan dan penebang kayu.
Marina Hurley, Entomologi dan Ekologi, mengatakan para profesional tidak berani masuk daerah yang dipenuhi Gympie-Gympie jika tidak membawa respirator, sarung tangan tebal dan anti-histamin.
"Tersengat Gympie-Gympie merupakan kesakitan yang tak terbayangkan - seperti disiram air asam dan disetrum secara bersamaan," kata Hurley.
Ia sendiri pernah terkena Gympie-Gympie saat melakukan penelitian tiga tahun di Atherton Tableland di Queensland. Saat itu dia adalah mahasiswa pascasarjana Universitas James Cook dan tengah meneliti herbivora yang memakan tanaman beracun tersebut.
Menariknya, tentara Inggris diduga pernah tertarik pada Gympie-Gympie dan berniat menjadikannya senjata biologis pada akhir 1960.
Divisi Pengembangan Kimia di Porton Down (laboratorium rahasia yang mengembangkan senjata kimia) mengontrak Alan Seawright pada 1968, meminta spesimen pohon penyengat ini.
Alan, yang saat itu seorang Profesor Patologi di Universitas Queensland, mengatakan: 'perang kimia adalah pekerjaan mereka, jadi saya hanya bisa berasumsi bahwa mereka sedang menyelidiki potensinya sebagai senjata biologis.' (Sumber: odditycentral.com)
Ketika tubuh kita terasa kaku-kaku dan pegal, kemudian kita membunyikan sendi hingga berbunyi ‘kretek-kretek’ hingga akhirnya memberikan sensasi relaksasi tersendiri. Untuk sejenak, rasa pegal itu bisa hilang atau tercipta suatu kepuasan tersendiri selepas kretek-kretek berbunyi.
Kadang-kadang ketika kamu jalan-jalan bersama teman-temanmu, tiba dikagetkan dengan bunyi ‘kretek’ yang dihasilkan dari pergerakan anggota badan salah satu temanmu. Seusai selesai dia melakukan kebiasaan tersebut, biasanya terpancar wajahnya yang lega dan rileks.
Atau mungkin saja justru kamulah yang sering mengagetkan teman-temanmu dengan bunyi ‘kretek-kretek’ dari anggota badanmu!
Amankah melakukan kebiasaan tersebut?
Secara teknis sebenarnya meregangkan otot hingga mengeluarkan suara tidaklah berbahaya. Namun, jika hal tersebut dilakukan secara rutin, maka lain lagi ceritanya.
“Mengkeretekkan otot atau menyelaraskan persendian tidak berbahaya, tapi jangan dilakukan sebagai kebiasaan,” kata Dr Christopher Anselmi, ahli chiropractik, di New York, AS.
Persendian tersusun dari ligamen, tendon, dan struktur jaringan yang lembut dan makin lama bisa aus. “Jika persendian tidak sesuai dengan posisinya, maka bisa menyebabkan kerusakan prematur,” katanya.
Suara “krek” yang kita dengar saat meregangkan otot memang terkadang menakutkan sehingga kita mengira tulang patah. Persendian mengandung cairan dan gas seperti nitrogen dan karbondioksida. Ketika cairan tertekan dan ada dorongan di persendian, gas akan keluar dan menghasilkan suara “keretek”.
Untuk mengurangi rasa pegal pada otot, Anselmi menyarankan untuk melakukan peregangan ringan. Cara paling mudah adalah saat sedang mandi kita berdiri tegak dan regangkan punggung perlahan. Setelah 5 menit, lenturkan punggung ke arah depan dan belakang, serta ke samping.
“Meregangkan punggung yang kaku sampai berbunyi tidak akan merusak tulang dan sendi, namun jika Anda merasa tidak nyaman pada persendian dan selalu ingin meregangkannya, mungkin memang ada masalah pada punggung,” katanya.
Opini hampir serupa disampaikan oleh dokter lainnya. “Boleh saja asal tidak sering-sering, misalnya jangan 5 menit sekali dibunyikan,” kata Dr Michael Triangto, SpKO, pakar kesehatan olahraga dari RS Mitra Kemayoran seperti dimuat di detik.com.
Jika dilakukan berlebihan, misalnya 5 menit sekali, maka bisa menyebabkan persendian mengalami keausan. Dalam jangka panjang, jika kebiasaan ini dibiarkan berlarut-larut bisa menyebabkan osteoarthritis (OA) atau sejenis peradangan pada sendi.
Selain itu, Dr Michael juga menyarankan agar membunyikan sendi hingga berbunyi ‘kretek-kretek’ sebaiknya dilakukan sendiri. Tidak dianjurkan meminta bantuan orang lain, sebab hanya masing-masing orang yang bisa benar-benar mengenal tubuhnya sendiri.
Sementara itu, dokter spesialis bedah orthopedi dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, dr. Benedictus Megaputera, MSi, SpOT sependapat bahwa kebiasaan ini sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan. Menurutnya, tindakan ini bisa memicu pergeseran bantalan sendi antar tulang belakang.
“Bila badan terasa nyeri dan pegal-pegal setelah duduk lama sebaiknya melakukan istirahat sejenak sambil melakukan peregangan otot (stretching),” jelas dr. Benedictus.
Berikut Penjelasan Simpel tentang Sendi dan Bunyi ‘Kretek-kretek’-nya
Sendi merupakan hubungan antartulang sehingga tulang dapat digerakkan. Hubungan dua tulang disebut persendian (artikulasi).
Nah, yang dimaksud dengan ‘mengkretek’ sendi adalah menggerakkan sendi tulang hingga menghasilkan bunyi ‘keretek’. Sendi tulang mana saja yang biasa kita ‘kretek’? Yaitu sendi tulang-tulang jari, leher, tulang belakang, dan sebagainya.
Ada penjelasan ilmiah sederhana untuk fenomena tersebut. Untuk memahami bagaimana suara ‘kretek’ diproduksi, sangat perlu untuk mengetahui bagaimana sendi bekerja.
Gambar Sendi. Sumber Gambar : wikipedia.org
Bagaimana Cara Kerja Sendi
Sendi merupakan hubungan antar tulang sehingga tulang dapat digerakkan. Hubungan dua tulang disebut persendian (artikulasi). Masing-masing ujung kedua tulang dilindungi oleh lapisan untuk bergesekan satu sama lain dengan jaringan tulang rawan. Sehingga tidak menyakitkan serta saling merusak karena gesekan. Artikulasi tulang rawan ini didukung oleh bantalan cairan sinovial yang kental dan jelas, yang diproduksi oleh membran yang mengelilingi setiap sendi. Cairan sinovial tersebut melumasi sendi, seperti minyak melumasi bagian logam dalam mesin mobil kita, mencegah bagian keras dari pergesekan antar tulang kita.
Apa yang Membuat Sendi Berbunyi ‘Kretek’.
Bila kita ‘mengkretek’ sendi jari atau sendi tulang yang lainnya, berarti kita saat itu menarik tulang-tulang di sendi saling jauh dari satu sama lain. Hal ini membuka ruang di sendi, mengurangi tekanan di dalamnya. Tekanan yang berkurang menarik gas-gas yang kemudian terlarut dalam cairan sinovial.
Ketika oksigen dan karbon dioksida menjadi kurang larut, mereka membentuk gelembung. Suara ‘kretek’ yang kita dengar adalah suara gelembung yang terbentuk, seperti kita mendengar gelembung terbentuk ketika kita membuka kaleng soda, yang menurunkan tekanan di dalam kaleng, sehingga karbon dioksida terlarut dapat membentuk gelembung.
Fakta Menarik
Jika kita mengambil gambar x-ray dari sendi tulang tepat setelah kita meng’kretek’nya, gelembung-gelembunya akan terlihat. Hal ini membuat ukuran sendi bertambah sekitar 15%. Gelembung-gelembung ini tidak akan ada untuk selamanya. Setelah sekitar setengah jam, gas larut kembali ke dalam cairan sinovial.
Setelah kita meng’kretek’ sendi-sendi tulang jari kita, kita tidak dapat langsung meng’kretek’nya dan mendapatkan bunyi ‘kretek’ lagi dalam jangka waktu dekat, karena kita perlu gas-gas terlarut untuk mendapatkan efek itu. Jika suara ‘kretek’ itu muncul lagi dan dapat kita lakukan berulang-ulang kali, kemungkinan besar adalah karena ligamen kita bergerak kembali ke tempatnya.
Disadur dan dikembangkan dari sumber chemistry.about.com, wikipedia.org, detik.com, kompas.com dan bisakimia.com